Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2009

Super Sambal (SS)

Super Sambal adalah wisata kuliner kita berikutnya, masih deket-deket Duta Bintaro kok yaitu di Graha Raya Bintaro. Tepatnya di Bougenville Loka N1/31, pinggir jalan besar, dekat dengan gerbang Graha Raya yang mau ke arah Alam Sutera.


Bagi yang nge-fans sama sambal boleh deh dicobain :)

Tempatnya cukup nyaman dan bersih, ada yang pakai meja kursi biasa, atau ada juga lesehannya. Buka dari pagi menjelang siang, sampai malam hari. Kebetulan waktu terakhir ke sana siang hari, suasana pas ngga begitu ramai, jadi ya bisa sambil tidur2an, ditemani oleh semilir angin siang..

Sesuai namanya, menu utama ditempat ini memang sambal tapi banyak banget lho variannya ada 20-an macem lebih, namanya juga aneh2. Ada sambal smackdown, sambal unconfidence, sambal teroris, sambal kurang ajar, sambal bingung, dll. Kalau bentuk fisiknya sih ngga jauh dari sambal-sambal yang kita kenal, mulai dari sambal teri, sambal tempe, sambal bawang, sambal tomat, sampai sambel terasi juga ada deh, mo sambel mateng or mentah ayo ajah....

Setiap sambal disajikan dengan menggunakan piring kecil dari tanah liat. Dari tingkat kepedasan bisa kita pesan. Bagi yang suka pedas boleh nih adu nyali, dijamin mrebes mili (baca: terharu), apalagi sambil pesen teh panas :D. Tapi kalau yang ngga suka pedas masih bisa diakomodir kok, tinggal bilang ..sambelnya jangan pedes ya mas.. :P
Dari segi harga mursida alias cukup murah, tapi kalo bawa satu RT ya tekor juga kali :D. Harga setiap porsi sambal berkisar antara 1.500 sampai 3.000 rupiah.

Selain menu sambal ada juga lauk lainnya sebagai pendamping. Ada ayam goreng/bakar, lele, gurami, udang, cumi goreng, wader (ikan kecil2) goreng, dan masih banyak yang lain, ngga ngapalin siy...
Dan jangan lupa sayurnya ada juga lho biar seimbang gitu. Kalau soal rasa sih rata-rata lumayan enaklah, untuk harga yang affordable. Menu seperti ayam bakar, rasanya cukup manis, jadi bisa menjadi kombinasi yang cocok jika kepedasan.

Pokoknya kalau lagi males makan dirumah tapi enggan pergi jauh-jauh tempat ini bolehlah disambangin.

Selasa, 24 Februari 2009

Sate Bpk. Mahmud (Uban)

Dear para warga,
Kali ini kami coba sampaikan review wisata kuliner perdana kita.
Mungkin tempat makan yang satu ini sudah ndak asing lagi bagi sebagian kita, karena bisa jadi tiap hari kita lewati. Tepatnya di jalan Bayangkara, di deretan ruko2 sebelah kiri jalan menjelang Pusdiklat Polri kalo dari arah kompleks kita. Tempatnya sih sederhana, ngga begitu luas juga. Kabarnya sih cabang dari Tanah Tinggi - Senen, tapi ya ndak tau juga, lha wong reviewer-nya jarang ke Senen.

Dari menunya setahu saya ada tiga macem yaitu sop buntut, soto tangkar dan sate sapi. Terus terang awalnya kita tertarik karena ada sop buntutnya. Sopnya menurut kami rasanya pas-lah gurihnya, gurih alami di campur kombinasi lemak dari dagingnya. Empuknya juga pas. Nah ada satu tips, kalau ingin mendapat daging yang lebih empuk maka datanglah lebih siang, tapi ya jangan terlalu sore ya, bisa jadi malah tinggal loyangnya aja..

Nah beralih ke soto tangkar. Untuk yang satu ini rasanya juga pas, bisa pilih pake daging aja atau campur. Kami sempat berdebat juga apa sih bedanya soto tangkar dan soto betawi? Tapi setelah dirasa2 berkali2 memang keduanya punya ciri khas masing2, terutama dari rasa dan tekstur kuahnya. Akhir2 ini emang lebih sering ngebungkus sotonya dari pada sopnya, soalnya memang harganya lebih murah sih. mrgreen

Terakhir untuk sate sapi. Terus terang yang ini kita baru coba sekali kayaknya, jadi ya rasanya lupa2 inget gitu dah. Kayaknya banyakan lupanya daripada ingatnya. Tapi yg jelas pernah ada ibu2 yang memuji rasanya ke penjualnya: Satenya uenaak..bang! katanya. Ngga tau juga sih pujiannya tulus atau biar dapat diskon.lol
Tapi yang jelas bisa jadi alternatif bagi yang tidak makan daging kambing, atau yang sedang eneq tiap hari liat kambing.

Untuk harga sepertinya ngga beda dengan di tempat lain pada umumnya. Jadi ya bawa uang tunai secukupnya saja, ngga perlu dibawa mesin ATMnya, apalagi kartu kredit, nanti malah abangnya celingukan, kebingungan cari tempat geseknya. Demikian review amatiran dari kami, mohon ma'af kalo ada salah2 rasa, atau salah2 icip. Maklum baru belajar dari pak Bondan. Oh ya, ngomongin pak Bondan, kabarnya beliau pernah review tempat makan ini di salah satu episodenya, cuman ya itu, saya pas ndak liat. Nuwun..

Jumat, 20 Februari 2009

Thread Kuliner

Tempat diskusi, rekomendasi, liputan tentang kuliner dan tempat jajan/makan di sekitar lingkungan kita.